Minggu, 04 September 2016

PETUNJUK PEMBERIAN BAHAN KIMIA UNTUK PENJERNIHAN AIR KOLAM RENANG

PH Test:

Usahakan pada setiap saat nilai PH dari air kolam renang harus ideal di 7,2 – 7,6 ppm pada skala Test Kit.

Jika nilai PH lebih besar dari 7,6 ppm maka tambahkan Dry Acid sedikit demi sedikit hingga nilai PH menjadi ideal.

Pemberian Dry Acid paling banyak dengan dosis 1 kg / 64 m3.

Jika nilai PH lebih kecil dari 7,2 ppm maka tambahkanlah Soda Ash sedikit demi sedikit hingga nilai PH menjadi ideal.

Setelah penambahan Dry Acid atau Soda Ash, air dalam kolam renang di sirkulasikan kembali, setelah 1/2 jam lalu di check lagi PH nya. Jika nilai PH nya belum ideal, tambahkanlah bahan kimia yang sesuai dengan petunjuk diatas.

.

CHLORINE Test:

Pengobatan Harian:

Residual Chlorine yang ideal untuk air kolam renang adalah 1,0 – 1,5 ppm.

Jika residual Chlorine kurang dari 1,0 ppm tambahkan Chlorine sedikit demi sedikit hingga menjadi ideal, dengan dosis 2 gram per m3 air untuk setiap satu ppm.

Jika residual Chlorine lebih dari 1,5 ppm, seyogyanya kolam jangan dipakai untuk berenang/mandi, tunggulah beberapa jam hingga residual Chlorine akan turun akibat penguapan.

Pemberian Chlorine sebaiknya dilakukan pada sore hari menjelang malam hari, sebab sinar matahari yang panas bisa mengurangi kadar Chlorine dalam air kolam renang.

Pengobatan Bulanan:

Pengobatan bulanan pada air kolam renang lazim disebut ‘Super Chlorination’ atau ‘Shock Treatment’.

Pada beberapa jenis dari lumut dan bakteri akan timbul kekebalan (imun) terhadap pemberian Chlorine yang berkadar rendah, oleh karena itu perlu pemberian Chlorine dengan kadar tinggi.

Shock Treatment ini dilakukan sebulan sekali.

Chlorine yang diberikan adalah 4 kali lipat dari rata-rata pemberian Chlorine untuk pengobatan harian.

.

PETUNJUK PEMAKAIAN CHLORINE & PH TEST

UNTUK PENJERNIHAN AIR KOLAM RENANG

Bersihkanlah kedua tabung Test Kit dengan air bersih beberapa kali.

Isilah kedua tabung tersebut dengan air kolam yang berada 30 cm dibawah permukaan air sesuai dengan garis tanda maksimal yang terdapat pada kedua tabung tersebut. Proses berikutnya harus terlindung dari sinar matahari langsung.

Masukkan 5 tetes OTO INDICATOR SOLUTION pada tabung A dan 5 tetes PHENOL RED INDICATOR SOLUTION pada tabung B. Tutuplah kedua tabung tersebut dengan kedua tutup tabung yang sudah tersedia , kemudian di kocok dan tunggu beberapa saat.

Bandingkanlah warna air dalam tabung A dengan warna standart pembanding A (CL).

Residual Chlorine yang ideal adalah 1,0 – 1,5 ppm.

Bandingkanlah warna air pada tabung B dengan warna standart pembanding B (PH).

PH yang ideal senilai 7,2 – 7,6 ppm.

Lakukan testing ini beberapa kali dengan tempat pengambilan air yang berbeda-beda.

Setelah digunakan, tabung Test Kit harus dicuci bersih.

.

PERHATIAN:

Residual Chlorine yang lebih tinggi dari 1,5 ppm dan nilai PH yang tidak ideal dapat menyebabkan peradangan pada mata dan kulit.

Hindarilah sinar matahari pada Indicator Solution.

Contoh air setelah testing tidak boleh dimasukkan kedalam kolam.

cara treatment awal kolam renang

hallo juragan.... kali ini saya mau berbagi tips tentang menjernihkan air kolam renang pada saat awal sekali, itu terjadi jika pengisian air kolam di awal dengan menggunakan air kran, yang warnanya keruh berbeda dengan jika kita membeli air kolam yang memang sudah jadi, tapi memang jika kita membeli air kolam yang sudah jadi harganya ssangat mahal.

jika memang air kolam tersebut sangat keruh lakukan langkah sebagai berikut (ini berlaku tergantung ukuran kolam renang)  :

contoh disini kolam dengan ukuran 5mx10m


  1. usahakan posisi mesin di matikan/ jika dinyalakan silahkan posisi handle pada CIRCULATE(sirkulasi)
  2. masukan kaporit 60% sebanyak 3kg (aduk dulu dengan air sebelum dimasukan kekolam renang)
  3. masukan Soda ash 3kg (aduk dulu dengan air sebelum dimasukan kekolam renang)
  4. masukan PAC 3kg (aduk dulu dengan air sebelum dimasukan kekolam renang)
  5. tunggu beberapa menit sampai air terlihat putih dan tercampur semua kimia tersebut/jika posisi mesin mati silahkan masukan dengan cara mengelilingi kolam supaya kimia tersebut benar benar tercampur
  6. jika kimia sudah benar-benar tercampur kira kira 30menit atau lebih tergantung kondisi matikan mesin jika melakukan taburan obat dengan menyalakan mesin
  7. tunggu satu hari sampai air kolam terlihat endapan di dasarnya
  8. jika sudah mengendap silahkan lakukan pemakuman dengan cara posisi handle WASTE dan buka kran pembuangan supaya endapan yang akan di buang langsung keluar
  9. lakukan dengan mengisi air juga supaya air yang dibuang beserta endapan tidak terlalu banyak
  10. jika sudah selesai biarkan kotoran mengendap kembali (karena kemungkinan pada saat kita memakum untuk membuang endapan tersebut masih tersisa kecil)
  11. lakukan WASTE tersebut sampai endapan sampai benar benar habis
biasanya endapan akan hilang setelah 3 sampai 4 kali kita WASTE (membuang endapan tersebut), dan ingat selalu check kadar kaporit dalam air supaya air tidak keruh kembali.jika akan melakukan pengoperan handle pada WASTE pastikan colokan listrik dicabut atau stopkontak dimatikan dulu, setelah itu over keposisi WASTE dan buka kran pembuangan dan dua langkah ini wajib dilakukan. setelah itu posisi WASTE siap dan kran pembuangan sudah terbuka silahkan nyalakan kembali mesin dan mulai memacum

sekian tips dari saya jika ada kurangnya mohon maaf dan bisa menambahkan di kolom komentar, semoga tips ini bermanfaat.